BALIKPAPAN–Kiprah Rektor Universitas Balikpapan (Uniba), Dr. Ir. Isradi Zainal, S.T., M.T., S.H., M.H., M.M., DESS., M.K.K.K., IPU, dalam dunia pendidikan dan pembangunan daerah kembali mendapat apresiasi. Rektor Uniba menjadi salah satu tokoh akademisi yang dinominasikan sekaligus menerima City Change Maker Award (Duta Perubahan Kota) yang diberikan oleh Balikpapan Pos, yang berlangsung di hotel Platinum, Selasa (01/09/2026).
Selain Rektor Uniba yang mendapatkan penghargaan, ada pula H. Soegianto Sekretaris Apindo, H. Munir Asnawi, wartawan senior, Rizal Effendi mantan Wali Kota Balikpapan yang juga wartawan senior dan Muhammad Asran sejarahwan, budayawan yang juga wartawan senior.
Hadir pada penganugerahan ini diantaranya, Dirut Kaltim Post Group H. Ivan Firdaus, Wakil Direktur Utama Erwin Dede Nugroho, Direktur Balikpapan Pos Ajid Kurniawan. Serta sejumlah pejabat di Kaltim Post Group, diantaranya , Suyono Pimred Balikpapan serta Wiji Winarko.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong kemajuan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Timur.
Sebagai pimpinan perguruan tinggi, Isradi Zainal tidak hanya memandang kampus sebagai tempat berlangsungnya proses pendidikan. Lebih dari itu, ia mendorong Uniba agar mampu mengambil peran strategis dalam menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan daerah, terutama di tengah percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Rektor Uniba secara konsisten mendorong Uniba agar tidak sekadar menjadi penonton dalam pembangunan IKN. Menurutnya, perguruan tinggi di Kalimantan Timur memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan SDM unggul yang mampu mengambil peran dalam pembangunan ibu kota negara baru tersebut.
Perubahan pusat pemerintahan ke Nusantara, kata dia, harus menjadi momentum bagi perguruan tinggi di daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi lulusannya.
Karena itu, pendidikan tinggi dituntut mampu beradaptasi dengan kebutuhan pembangunan dan perkembangan dunia kerja. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dalam jumlah besar, tetapi juga harus membekali mahasiswa dengan kompetensi, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Rektor Uniba dalam memperkuat posisi Uniba sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kalimantan Timur.
Di tengah geliat pembangunan IKN, Rektor Uniba melihat perguruan tinggi memiliki peluang sekaligus tanggung jawab besar untuk menjadi salah satu penggerak utama dalam menyiapkan generasi yang akan mengisi berbagai sektor pembangunan di Kalimantan Timur. “Melalui pendidikan, riset, inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Uniba diarahkan untuk terus mengambil bagian dalam membangun ekosistem SDM yang berkualitas dan berdaya saing,” pungkasnya. (alt).


