Penajam Paser Utara – Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sharing Session Online dengan tema “Perempuan & Perlindungan Hukum dalam Rumah Tangga dan Ruang Publik”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Wahyuni Nur Fitriah, SH., MH., seorang praktisi hukum yang aktif mengadvokasi isu-isu perlindungan perempuan di berbagai daerah.
Acara yang digelar secara virtual tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten PPU, Raup Muin, serta Ketua PC PIRA PPU, Dr. Indrayani. Sekitar 40 peserta berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari pengurus PIRA, kepala desa, lurah, calon pengurus PAC, serta pelaku UMKM perempuan di wilayah Penajam Paser Utara, Minggu (30/11/2025).

Dalam pemaparannya, Wahyuni Nur Fitriah menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi perempuan sebagai upaya perlindungan diri dari kekerasan, diskriminasi, maupun ketidakadilan. Menurutnya, perempuan harus mengetahui hak-hak fundamental yang telah dijamin undang-undang, baik terkait perlindungan dalam lingkup rumah tangga maupun saat beraktivitas di ruang publik. Ia juga mendorong perempuan untuk berani melapor jika mengalami kekerasan fisik, psikis, seksual, atau ancaman lainnya. “Pemahaman hukum dapat menjadi benteng awal bagi perempuan untuk menjaga dirinya. Banyak kasus kekerasan tidak tertangani karena korban tidak mengetahui mekanisme pelaporan atau takut menyampaikan apa yang dialami,” ujarnya.
Ketua PC PIRA PPU, Dr. Indrayani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang edukasi, tetapi juga kesempatan mempererat silaturahmi antarperempuan di Penajam Paser Utara. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat jaringan, dan meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah memperkuat solidaritas dan meningkatkan kualitas hidup perempuan di daerah kita,” kata Dr. Indrayani.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra PPU, Raup Muin, mengapresiasi langkah PIRA PPU yang aktif menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas bagi perempuan. Menurutnya, Gerindra melalui PIRA akan terus mendorong program-program pemberdayaan perempuan, terutama yang berfokus pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta penguatan peran perempuan di sektor publik. “Kami mendukung penuh upaya PIRA untuk menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini. Perempuan harus punya ruang aman untuk belajar dan berkembang,” ujarnya.
PIRA PPU menyatakan komitmennya untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara berkala. Program yang diinisiasi organisasi sayap perempuan Partai Gerindra ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan hukum, kepercayaan diri, serta peran aktif perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Penajam Paser Utara. (alt)
