BALIKPAPAN—Usai melaksanakan masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan tema KING yang merupakan kepanjangan dari Kreatifitas, Intelejensia, Nasionalisme dan Generasi Emas, yang dilaksanakan secara tiga gelombang, akhirnya kegiatan PKKMB secara resmi ditutup dengan Inagurasi, yang dilaksanakan di halaman kampus Uniba, Sabtu (13/09/2025).
Pada penutupan PKKMB ini, ada 1.200 mahasiswa baru dari seluruh Program Studi, termasuk Fakultas Kedokteran yang sudah resmi menerima mahasiswa baru pada tahun ini sebanyak 29 mahasiswa. Dan sekolah Pasca Sarjana Prodi Magister Manajemen, juga Prodi terbaru di Uniba yang telah menerima mahasiswa baru sebanyak 38 mahasiswa. Serta Prodi Pasca Sarjana Ilmu Hukum yang sudah lama berdiri telah menerima mahasiswa sebanyak 34 mahasiswa baru.

Hadir pada penutupan PKKMB ini diantaranya, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan Timur Dr. H. Rendi Susiswo Ismail SE. SH. MH. Kepala LLDIKTI Wilayah XI Dr. Drs. Muhamad Akbar. Rektor Universitas Balikpapan Dr. Ir. Isradi Zainal. Wakil Bupati Penajam Paser Utara Waris Muin. Kasubdit Satuan Pengamanan Polisi Khusus Ditbinmas Polda Kaltim AKBP Budi Heryawan S.Sos. Serta seluruh pejabat struktural, para Dekan, Kaporodi, Dosen dan seluruh staff Universitas Balikpapan. Kegiatan penutupan PKKMB ini juga dihadiri oleh seluruh orang tua mahsiswa baru.

Rektor Uniba dalam sambutannya menyampaikan, dirinya sangat bergembira di mana pada penerimaan mahasiswa baru pada tahun ini mencapai 1.200 orang untuk semua program studi yang ada di Universitas Balikpapan. “Izinkan saya menyampaikan bahwa Bapak-Ibu, orang tua, serta anak-anakku mahasiswa baru sekalian tidak salah memilih Universitas Balikpapan. Karena Uniba memiliki banyak keunggulan, apalagi dengan slogan Unggul, Mandiri, Berbudaya,” ujar Rektor Uniba.
Menurut Rektor Uniba, Uniba adalah salah satu kampus di Indonesia yang dosennya tidak hanya akademisi, tetapi juga praktisi, baik di perusahaan nasional maupun internasional. Dan juga dosen Uniba tidak hanya lulusan kampus ternama dalam negeri, tetapi juga dosen alumni perguruan tinggi luar negeri.

Lebih lanjut Rektor Uniba menyampaikan, bahwa saat ini di Uniba ada Sekolah Pasca Sarjana Program Studi Magister Manajemen. Meskipun baru, namun sudah dirancang untuk melahirkan manajer-manajer yang cinta lingkungan, saat ini, di Indonesia, hanya sedikit kampus yang memiliki fokus serupa.
Begitu pula dengan Fakultas Kedokteran memiliki keunggulan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga lulusannya memiliki kompetensi ganda. Baik itu profesi dokter dan profesi dokter di bidang keselamatan dan kesehatan kerja.
Rektor Uniba juga menyampaikan, bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Uniba mampu melihat potensi. Berdasarkan data, hampir semua lulusannya bekerja. Baik di perusahaan lokal, nasional dan internasional.

Demikian pula dengan Fakultas Teknik telah melahirkan lulusan yang bekerja di berbagai perusahaan besar, bukan hanya di Kalimantan Timur, tetapi juga di tingkat nasional. Untuk FKIP juga luar biasa, melahirkan banyak guru yang berkontribusi dalam dunia pendidikan baik di Balikpapan maupun kabupaten kota yang ada di Kalimantan Timur.
Sementara untuk Fakultas Hukum dikenal dengan slogan “Dilarang menghukum selain hukum.” Banyak alumni yang menjadi pakar hukum dan pengacara handal, bahkan memenangkan banyak perkara.
“Sebagai kampus swasta, memang kadang kita jarang diperhatikan pemerintah. Namun dengan semangat kemandirian, Universitas Balikpapan mampu berdiri tegak. Bahkan menurut Kepala LLDIKTI, Uniba adalah salah satu kampus terbaik yang ada di Kalimantan,” ujar Rektor Uniba
Rektor Uniba juga menyampaikan, bahwa peluang mahasiswa Uniba sangat besar, terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN). Bicara tentang IKN, kampus yang paling terdepan mendukung dan mengawalnya adalah Universitas Balikpapan. “Kalau IKN berhasil, insya Allah kita doakan, anak-anakku sekalian bisa menjadi bagian dari sejarah. Yang hadir sore ini bisa jadi Menteri, bisa jadi Dirjen, bisa jadi Direktur BUMN. Dengan slogan Unggul, Mandiri, Berbudaya, semua itu insya Allah bisa tercapai,” pungkasnya.

Setelah menyampaikan sambutan, acara dilanjutkan dengan pelepasan tanda pengenal PKKMB dan pengenaan jas almamater kepada 9 perwakilan mahasiswa baru. Pelepasan tanda pengenal dan pegenaan jas almamater ini diawali oleh Dr. H. Rendi Susiswo Ismail. Dr. Muhammad Akbar, Waris Muin, para Wakil Rektor dan Dekan.

Usai menyampaikan sambutannya, acara dilanjutkan dengan sambutan Dr. H. Rendi Susiswo Ismail yang menyampaikan dengan kehadiran mahasiswa baru didampingi orang tuanya hari ini sebagai manipestasi, yang menunjukan bahwa dukungan orang tua mahasiswa baru pada pentutupan PKKMB dengan dirangkai Inagurasi adalah hal yang sangat luar biasa. Untuk itu, Dr. H. Rendi berpesan kepada mahasiswa baru agar jangan sampai mengecewakan orang tua yang sampai dengan saat ini masih menghantarkan mahasiswa baru untuk menimba ilmu di Universitas Balikpapan,” ujarnya.

1.200 mahasiswa baru yang telah dinyatakan lolos seleksi dan telah mengikuti rangkaian kegiatan PKKMB agar mendapat pengakuan sebagai mahasiwa baru di Tahun Ajaran Baru Tahun 2025/2026. Dr. H. Rendi merasa bersyukur, bahwa kegiatan PKKMB yang berlangsug tiga gelombang ini telah berjalan dengan baik dan dapat berjalan dengan lancar. “Dan mudah-mudahan ini juga pencerminan anda nanti semua, dari 1.200 yang sekarang masuk di Universitas Balikpapan, nanti di 4 tahun kemudian bisa lulus secara bersama-sama. Dan jangan ada yang putus di temgah jalan,” ujarnya.
Dr. H. Rendi juga menyampaikan, seluruh proses akademik, Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang merupakan tanggungjawab mahasiswa baru agar bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. Agar dapat selesai tepat waktu. Dr. H. Rendi juga berpesan kepada mahasiswa baru, bahwa dirinya tidak melarang untuk mengikuti kegiatan-kegiatan organisasi, baik intra maupun ekstra universiter. “Tapi saya ingatkan tidak boleh mengganggu seluruh proses perkuliahan yang anda tempuh,” ujar Dr. H. Rendi Susiswo.

Lebih lanjut Dr. H. Rendi Susiswo menyampaikan, dengan resminya Fakultas Kedokteran untuk menerima mahasiswa baru di tahun akademik tahun ini, menjadi ikon tersendiri bagi seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Menurutnya, sebuah perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Kedokteran, maka ini menjadi parameter standar tersendiri.
Fakultas Kedokteran Uniba akan melahirkan sejumlah dokter-dokter yang nantinya mampu menjadi dokter-dokter yang professional. Dengan kualitas, mutu dan standar yang sama dengan fakultas-fakultas kedokteran yang ada di seluruh Indonesia. “Karena itu saya menyampaikan terimakasih, kepada semua pihak, yang telah memberikan dukungan terhadap lahirnya Fakultas Kedokteran di Universitas Balikpapan,” kata Dr. H. Rendi Susiswo.

Selanjutnya tentang berdirinya Sekolah Pasca Sarjana, Program Studi Magister Manajemen, yang menjadi bagian sebagai upaya keseriusan Universitas Balikpapan untuk membuka Prodi-prodi yang memang diperlukan oleh masyarakat. Dalam waktu dekat ini, Uniba juga akan membuka Magister K3, Magister Pendidikan dan juga Magister Akuntansi. Dan juga akan ada Program Doktor Ilmu Manajemen. Sehingga upaya-upaya ini adalah upaya konkrit, agar terjawab kebutuhan masyarakat di daerah ini. “Sehingga tidak usah jauh-jauh ke Jawa, tidak usah jauh ke Sulawesi, kalau hanya ingin ahli ekonomi yang hebat, dokter-dokter yang hebat cukup kuliah di Universitas Balikpapan,” pungksnya.
Pada kesempatan ini, Dr. Drs. H. Muhammad Akbar mengucapkan selamat bergabung kepada mahasiwa baru sebagai mahasiswa Indonesia, khususnya di Universitas Balikpapan. Dr. Muhammad Akbar mengutarakan, bahwa kegiatan ini untuk mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan informasi masa transisi, dari masa remaja ke masa dewasa. “Jadi kalian sebagai mahasiswa adalah manusia yang sudah dewasa, yang Insya Alah ke depan harus menjadi mahasiswa yang mandiri dalam mengejar ilmu pengetahuan. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada keluarga besar Uniba yang telah memfasilitasi berbagai aktifitas pelayanan pendidikan khususnya di wilayah Balikpapan,” pungkas Dr. Muhammad Akbar.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Penajam Paser Utara Waris Muin dalam sambutannya menyampaikan, selamat bergabung di Uniba. Waris Muin berpesan agar serius belajar selama menjalani perkulihan hingga tuntas tepat waktu. Waris Muin juga menyatakan kepada para mahasiswa baru, agar wajib menghormati orang tua. “Saya hanya berpesan, hargai dan hormatilah orangtua kalian. Karena berkat orang tua kalian lah, kalian bisa menempuh pendidikan di Uniba dan ke depan bisa menjadi orang yang sukses,” pungkasnya.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan hiburan, yaitu peragaan busana dari ISWI, penampilan DJ Yate, yang juga mahasiswa semester 5 Fakultas Hukum Uniba. Penampilan Dance Salsa oleh Andini yang juga merupakan mahasiswa Uniba. Dan dipenghujung acara adalah penampilan Jacson Zeran, dengan menyanyikan beberapa beberapa buah lagu, salah satunya berjudul Tabola Bali. Lagu ini pula yang sempat dinyanyikan pada saat peringatan HUT RI Ke 80 pada 17 Agustus lalu di Istana Negara.



Penulis : Alfian Tamzil


