BALIKPAPAN— Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Bela Negara (FBN) Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Timur akan menggelar kegiatan pelantikan pengurus baru yang dirangkai dengan pembekalan Bela Negara pada Minggu, 28 Juni, pukul 09.00 WITA, bertempat di Ballroom Putri Aji Karangmelenu, Gedung Fakultas Kedokteran, lantai 8 kampus Universitas Balikpapan.
Sebelum melaksanakan pelantikan, Ketua DPW Kaltim FBN Republik Indonesia Ustadz Letkol (Purn) Drs. H. M. Solehuddin Siregar, M.M., beserta pengurus lainnya melakukan audiensi kepada Pembina Yayasan Pendidikan Tinggi Dharma Wirawan Kalimantan Timur Universitas Balikpapan Dr. H. Rendi Susiswo Ismail SE. SH. MH., didampingi sejumlah pengurus yayasan lainnya yang berlangsung di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026).

Dr. H. Rendi Susiswo Ismail menyambut baik atas kehadiran pengurus DPW FBN Kaltim ini. Menurutnya organisasi ini sangat baik dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. “Saya selaku pembina yayasan setuju sekali. Dan saya juga berharap, mahasiswa kami, juga diikutsertakan dalam kegiatan Bela Negara ini,” ujarnya.
Bahkan Dr. H. Rendi Susiswo Ismail mempersilakan agar ballroom Putri Aji Karangmelenu yang berada di kampus Uniba bisa dipergunakan pada saat pelantikan nanti. “Silahkan saja pergunakan ballroom kami. Itu mampu menampung 300 hingga 350 orang. Saya pikir itu cukup untuk melaksanakan pelantikan nanti,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan semangat nasionalisme dan wawasan kebangsaan di tengah dinamika perkembangan zaman dan arus globalisasi yang semakin kompleks.
Pelantikan ini akan menandai dimulainya masa kepengurusan baru DPW FBN RI Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Ustadz Letkol (Purn) Drs. H. M. Solehuddin Siregar, M.M.. Kehadiran kepengurusan ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengembangkan program-program Bela Negara yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat, generasi muda, khususnya pelajar dan mahasiswa sebagai penerus bangsa.
Acara pelantikan akan dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. Kolonel (Purn.) H. Zainal Abidin Sahabuddin, M.M., selaku Ketua Umum DPP FBN RI. Selain itu, kegiatan ini juga direncanakan dihadiri oleh Kepala Pusat Bela Negara serta Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, para pejabat Forkompimda Provinsi Kalimantan Timur dan tokoh masyarakat Kaltim dan Balikpapan.

Menurut Solehuddin Siregar, kegiatan ini bukan sekadar seremoni pelantikan kepengurusan, tetapi merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran FBN RI Kaltim sebagai organisasi mitra Kementerian Pertahanan yang memiliki komitmen untuk menanamkan nilai-nilai Bela Negara kepada masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa.
Setelah pelantikan nanti, acara dilanjutkan dengan dengan pembekalan dan sosialisasi Bela Negara yang diikuti sekitar 250 peserta. Peserta berasal dari berbagai unsur, antara lain pengurus DPW FBN RI Kalimantan Timur, pengurus DPD FBN RI kabupaten/kota se-Kalimantan Timur, mahasiswa, pelajar tingkat SLTA sederajat, santri pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta berbagai komponen bangsa lainnya. “Pembekalan tersebut bertujuan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta membangun karakter generasi muda yang memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air,” ujar Solehuddin Siregar.
Materi yang akan disampaikan mencakup wawasan kebangsaan, nilai-nilai Pancasila, penguatan ketahanan nasional serta peran masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan pendekatan yang edukatif dan inspiratif, peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan semangat Bela Negara di lingkungan masing-masing,” ujar Solehuddin Siregar.

Lebih lanjut Solehuddin Siregar menegaskan, bahwa tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari ancaman fisik atau militer, tetapi juga dari berbagai pengaruh yang dapat melemahkan identitas nasional dan rasa cinta tanah air. Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membawa dampak positif sekaligus tantangan tersendiri. Arus informasi global yang tidak terbendung dapat memengaruhi pola pikir, budaya, dan karakter generasi muda apabila tidak dibentengi dengan nilai-nilai kebangsaan yang kuat. “Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat nasionalisme, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Bela Negara sejak dini. Generasi muda harus dipersiapkan menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.
Menurutnya, FBN RI hadir sebagai wadah yang mampu menjembatani berbagai elemen masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa. Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi, organisasi ini terus berupaya menanamkan semangat kebangsaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai organisasi binaan dan mitra strategis Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, FBN RI memiliki komitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh komponen bangsa. DPW FBN RI Kalimantan Timur berharap keberadaan organisasi ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Pelantikan dan pembekalan yang akan dilaksanakan pada 28 Juni mendatang diharapkan menjadi tonggak awal bagi pengurus baru DPW FBN RI Kalimantan Timur untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen FBN RI Provinsi Kaltim dalam mengajak seluruh masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keutuhan bangsa. Sebab, Bela Negara bukan hanya tugas aparat pertahanan dan keamanan semata, melainkan kewajiban seluruh warga negara sesuai dengan peran dan profesinya masing-masing.
“Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan kepada tanah air, FBN RI DPW Kalimantan Timur, optimis dapat terus menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat ketahanan nasional di tengah perubahan dunia yang semakin dinamis. NKRI Harga Mati. Bela Negara adalah panggilan jiwa setiap anak bangsa untuk menjaga persatuan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia,” pungkas Solehuddin Siregar.(alt)
