Tokoh

Jika Terpilih, Rendi Akan Gratiskan BPJS Seluruh Warga Balikpapan

BALIKPAPAN–Sampai dengan saat ini sejumlah tokoh masyarakat telah melakukan sosialisasi dengan memajang fotonya berupa baliho di berbagai ruas jalan yang ada di Kota Balikpapan untuk memperkenalkan diri sebagai Calon Walikota maupun Calon Wakil Walikota Balikpapan.

Dari sekian banyak tokoh masyarakat yang akan maju sebagai walikota maupun wakil walikota itu, salah satunya adalah Rendi Susiswo Ismail. Ia berniat untuk turut serta meramaikan Pilkada Tahun 2020 yang akan datang.

Keinginannya untuk maju sebagai calon wakil walikota salah satunya didasari dengan niatnya agar warga Balikpapan dibebaskan untuk membayar iuran BPJS. Menurutnya, masih ada sejumlah warga Balikpapan yang tidak mengikuti BPJS. Atau ada pula sejumlah warga yang sudah memiliki BPJS, namun menunggak membayar iurannya akibat ketidakmampuan membayar iuran bulanannya.

“Kan kasihan ada sejumlah warga yang menunggak membayar iuran BPJS, akibat tidak memiliki uang untuk membayar iuran bulanannya. Ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi Pemkot Balikpapan,” ujar Rendi Ismail.

Bagi Rendi, jika ia terpilih sebagai calon wakil walikota, yang paling utama ia lakukan adalah menggratiskan fasilitas kesehatan dengan menanggung iuran BPJS bagi seluruh warga Balikpapan. “Kita lihat saja nanti, kalau biayanya ada, kita tingkatkan fasilitas pelayanan kesehatannya, yang tadinya kelas tiga bisa saja kita tingkatkan ke kelas dua. Yang jelas target saya menggratiskan BPJS bagi seluruh warga Balikpapan minimal kelas tiga dengan menggunakan dana dari APBD Pemkot Balikpapan,” ujarnya.

ia juga menyebut, bahwa fasilitas kesehatan berupa BPJS ini tidak mengenal di kalangan mampu atau tidak mampu dan tidak pula mengenal usia. “Jadi bukan kalangan orang-orang tua saja yang digratiskan. Namun seluruh warga, akan digratiskan BPJSnya. Sakit itu kan tidak mengenal usia,” ujarnya.

Baginya pembayaran iuran BPJS bagi seluruh warga Balikpapan yang jumlahnya sekitar 700an ribu orang itu, masih rasional dan dapat ditanggulangi melalui alokasi dana kesehatan dari APBD Pemkot Balikpapan. “Insya Allah pasti bisalah. Dari APBD itu dialokasikan untuk pembayaran iuran BPJS bagi semua warga Balikpapan. Ini tak lain, agar jangan ada lagi warga Balikpapan yang sakit namun tidak bisa berobat ke rumah sakit hanya karena tidak memiliki fasilitas BPJS atau tidak mampu membayar iuran BPJS. Bagi saya itu bukan pekerjaan susah,” pungkasnya.

Penulis : Eka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *