BALIKPAPAN—Komisi Pemilihan Umum Kota Balikpapan memberikan himbauan kepada seluruh warga Kota Balikpapan, khususnya pendatang atau masih memiliki KTP Elektronik luar Balikpapan, agar segera mengambil Formulir A5 di Kantor KPU Kota Balikpapan.

Hal ini seperti dikatakan Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, menurutnya sejauh ini sudah banyak warga Balikpapan yang masih berKTP luar Balikpapan mengambil formulir A5 di Kantor KPU Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan.

Menurut Noor Thoha, Formulir A5 itu adalah formulir pindah milih. “Jadi pemilih yang pada saat pencoblosan tanggal 17 April nanti tidak bisa menggunakan hak pilihnya di tempat di mana yang bersangkutan terdaftar sebagai DPT. Maka dia bisa memilih di TPS lain dengan menggunakan formulir A5,” ujar Noor Thoha.

Kendati demikian, bukan berarti pindah memilih ini dilakukan secara asal asalan. Seperti jalan jalan keluar daerah tepat saat Pemilu berlangsung. Menurut Noor Thoha pindah memilih ini ada beberapa alasan. Diantaranya pertama  karena ditahan. Seperti di tahan di Rutan atau Lapas atau tahanan di kantor kepolisian. Yang kedua karena dirawat di rumah sakit. Atau ditahan di rehabilitasi narkoba. Yang ke tiga sedang menempuh pendidikan. Baik itu tugas pendidikan atau sebagai mahasiswa. Dan yang terakhir adalah karena tugas di luar daerah.

Ke empat alasan itu bisa diakomodir KPU Kota Balikpapan agar tetap bisa mencoblos pada Pemilu nanti. Caranya adalah, pertama apabila ada warga Balikpapan yang ber KTP Bandung misalnya, apabila warga tersebut masih sempat mengurus Formulir A5 di daerah asalnya, maka silahkan diurus di KPU daerah asal warga tersebut. “Nah, ketika meminta formulir A5 tersebut di daerah asal, warga tersebut tinggal menyebut daerah mana yang akan dijadikan tempat untuk memilih. Formulir A5 itu kemudian di serahkan ke KPU tujuan,” ujar Noor Thoha.

Namun apabila ada warga Balikpapan yang sudah terlanjur menetap di Balikpapan dan belum sempat mengurus surat pindah, maka Noor Thoha menghimbau agar warga tersebut datang ke Kantor KPUBalikpapan dengan  membawa KTP Elektronik. “Kalau dia tidak memungkinkan untuk datang ke KPU asal, dikarenakan pekerjaan misalnya. Maka silahkan datang KPU setempat. Kemudian KPU mengeluarkan Formulir A5, lalu di data. Setelah di data KPU setempat berkordinasi dengan KPU daerah asal,” papar Noor Thoha lagi.

Mengenai jangka waktu mengurus Formulir A5 itu, Noor Thoha mengatakan bahwa batas waktu mengurus Formulir A5 itu adalah 30 hari sebelum pencoblosan. Hal ini sengaja dibatasi, karena pemberian Formulir A5 kepada warga itu akan dilakukan pendataan dan KPU akan memberikan jaminan surat suaranya itu. “Lha, bagaimana dengan warga yang tiba tiba hari pencoblosan di luar daerah baru ngurus? Ya ketersediaan surat suara kan nunggu sisa. Maka saya sarankan agar ngurus A5 itu maksimal 30 hari sebelum pencoblosan,” imbuhnya.

Mengenai warga yang tiba tiba misalnya berada di luar daerah dan belum sempat mengurus A5 saat pencoblosan, Noor Thoha mengatakan warga tersebut nantinya akan sulit memilih. Karena harus menunggu surat suara sisa di TPS. “Persediaan surat suara tidak bisa menjamin. Yah tergantung nanti di TPS, apakah masih ada sisa surat suara yang bisa dipakai. Kalau tidak diarahkan ke TPS terdekat. Kalau tidak ada juga, yah kalau secara teknis kita sudah tidak bisa menjawab,” kata Noor Thoha lagi.

Ia juga menghimbau warga Balikpapan yang ingin mengurus Formulir A5 agar tidak diwakilkan. Sebab yang bersangkutan nanti akan memperlihatkan KTP Elektroniknya. Kemudian KTP Elektronik tersebut akan dicek, apakah yang bersangkutan sudah masuk dalam DPT atau tidak. “Karena syarat  utama untuk pindah memilih itu harus terdaftar ke dalam DPT. Kalau dia tidak terdaftar dalam DPT, maka statusnya dia masuk DPK atau Daftar Pemilih Khusus. Daftar Pemilih Khusus itu nyoblos di mana dia berdomisili sesuai di KTPnya itu,” ujar  Noor Thoha.

Noor Thoha juga menyampaikan, warga Balikpapan yang ingin memastikan dirinya terdaftar dalam DPT bisa langsung mengaksesnya melalui aplikasi android. “Silahkan saja download di aplikasi android. Warga hanya tinggal memasukan Nomor Induk Kependudukan atau NIK dan Nama lengkap, maka otomatis akan tampil di TPS mana warga tersebut nanti akan mencolos,” pungkas Noor Thoha.

 

Alfian Tamzil

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here