BALIKPAPAN—Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang Ke 73, Jajaran Polres Balikpapan membuat kejutan. Yakni menggratiskan warganya untuk mengurus Surat Izin Mengemudi atau SIM.

Kepengurusan pembuatan SIM yang sejatinya harus berbayar ini, kali ini digratiskan oleh Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta YAP S.IK. Namun ada persyaratan yang wajib dipenuhi warga yang ingin mengurus SIM secara gratis tersebut.

Menurut Wiwin Firta, bagi warga yang ingin melakukan pembuatan SIM, Baik SIM A atau SIM C, syaratnya hanya satu, yakni tanggal kelahiran warga yang ingin membuat SIM itu adalah 17 Agustus. “Ya, syaratnya hanya itu, tanggal kelahiran warga yang ingin membuat SIM itu harus 17 Agustus,” Ujar Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta.

Ia sengaja menggratiskan pembuatan SIM ini khusus kepada warg Balikpapan, sebagai bentuk pelayanan kepada msyarakat Balikpapan, salah satunya adalah pelayanan pembuatan SIM. “Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tahun ini, maka kami dari Polres Balikpapan memberikan kado spesial bagi warga Balikpapan yang lahir tepat di tanggal 17 Agustus,” ujar Wiwin Firta lagi.

Lebih lanjut Wiwin Firta menyebutkan, jangka waktu pembuatan SIM secara gratis tersebut bagi warga yang lahir tepat di tanggal 17 Agustus ini hanya belaku selama satu bulan saja atau selama bulan Agustus tahun ini.

Langkah yang diambil Wiwin Firta ini sengaja dilakukannya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia ke 73 tahun ini. Menurutnya hal ini sebagai bentuk pelayanan Polri kepada warga, yang salah satunya adalah kepengurusan pembuatan SIM.

Kendati digratiskan, namun warga yang ingin mengajukan SIM tersebut haruslah memiliki Surat Keterangan Sehat dan dinyatakan lulus saat mengikuti ujian teori dan ujian praktek.

Polres Balikpapan sengaja mengambil moment ini sebagai kado kepada warga Balikpapan yang ingin membuat SIM dan tanpa dipungut biaya sedikitpun, dengan catatan bahwa warga yang ingin mengajukan SIM tersebut lahir tepat pada tanggal 17 Agustus. “Ya kan mudah saja persyaratannya. Warga cukup membawa KTP asli saja. Disitukan jelas tanggal lahirnya kapan. Jika benar tanggal lahirnya 17 Agustus, maka kita gratiskan,” pungkas Alumni Akpol Tahun 1998 dari Batalyon Parama Satwika ini.

Penulis : Alfian Tamzil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here