BALIKPAPAN—Sejumlah Ketua dan Anggota PPK dan PPS sekota Balikpapan mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yang digelar di Ball Room Hotel Novotel Balikpapan, Senin siang (26/03/2018).

Hadir pada acara Bimtek ini adalah Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) serta Ketua dan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 sekota Balikpapan. Dan pada kesempatan hadir Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha serta seluruh Komisioner beserta para Kasubag dan pegawai KPU Kota Balikpapan. Dan dihadiri oleh Panwaslu Kota Balikpapan.

Dalam Bimtek ini ada beberapa hal yang dibahas, diantaranya penyampaian teknis tentang perbaikan data pemilih. Di mana sebelumnya KPU Kota Balikpapan telah melakukan Pencocokan dan Penelitian atau Coklit yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang digelar sejak 20 Januari hingga 18 Februari yang lalu. Yang saat ini, telah menghasilkan Daftar Pemilih Sementara. Daftar pemilih Sementara tersebut didapat dari hasil Pencoklitan yang melibatkan 1440 orang PPDP yang bertugas melakukan Pencoklitan kepada semua warga di Balikpapan dari pintu ke pintu.Jumlah DPS yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Balikpapan sebanyak 419.000 Daftar Pemilih Sementara, KPU Balikpapan menyampaikan  Daftar Pemilih Sementara ke PPS untuk ditempel di semua kantor kelurahan yang ada di Balikpapan.

“Nah, nanti DPS itu akan dipasang di papan pengumuman di seluruh kelurahan yang ada di Balikpapan. Silahkan warga melihat, jika nanti misalnya ditemukan ada warga yang belum terdaftar atau bahkan ada warga yang tercantum namanya di DPS tersebut, namun kenyataannya telah meninggal dunia. Di sinilah peran PPS dan PPK untuk melakukan perbaikan. Untuk itu dengan melalui Bimtek inilah, kami sengaja lakukan agar para PPS dan PPK dapat menjalankan tugas perbaikan sesuai dengan ketentuan yang ada di peraturan KPU,” ujar Noor Thoha.

Dalam Bimtek ini pula yang menjadi pembahasan diantaranya adalah Evaluasi Penyusunan DPS Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tahun 2018, yang disampaikan oleh Noor Thoha. Kemudian teknis penyusunan DPSHP sampai dengan penetapan Daftar Pemilih Tetap yang pematerinya adalah Purwo Atmojo. Dan materi yang disampaikan berikutnya adalah Penyiapan Bahan Penyusunan DPSHP dan Teknik Berkonsolidasi PPS, PPK, KPU dalam menghasilkan DPT yang valid dan akurat, yang pematerinya disampaikan oleh H Rudjito. Sedang materi yang terakhir yang disampaikan adalah Tata Cara Uji Publik DPS yang disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Balikpapan Endang Susilowati.

Uji publik DPS merupakan hal baru dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018. Maksud dalam kegiatan uji publik ini untuk mendapatkan masukan langsung dari tokoh masyarakat atau PPDP yang hadir pada kegiatan uji publik. Pointer yang menjadi pokok bahasan  dalam uji publik ini adalah : Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), ubah data, disabilitas dan pemilih baru. Diharapkan dari uji publik ini didapat Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang berkualitas.

Kegiatan Bimtek yang digagas KPU Kota Balikpapan ini berakhir hingga malam hari. Di mana pada pertemuan terakhir malam itu, yang menjadi pembahasan adalah diskusi tentang penyusunan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP).

 

Penulis : Alfian Tamzil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here